How to create a module in Drupal 6

This is the simplest way to create a module in drupal 6.

  • Create a folder, the folder name will be a module name (eg:hanum)
  • Create file *.info inside the folder. The file *.info must be same with the folder name (eg:hanum.info). This is a simple example code inside hanum.info

; $Id: hanum.info
name = Hanum
description = everything about hook
version = VERSION
core = 6.x

  • Create file *.module inside the folder. The file *.module must be same with the folder name (eg:hanum.module). The simplest code inside file *.modul is only “<?php”. Don’t put the closing code “?>” because it may produces error.
  • Install drupal. Don’t know how to install it ??? Download Drupal 6 on drupal.org -> extract it -> read install.txt (I don’t need to explain anymore).
  • Locate your module (your folder with *.info and *.module inside) in your drupal in sites/all/modules. If the modules folder doesn’t exist, you need to create it first.
  • Open your web browser, open your drupal, chose Administer -> Site building -> Modules.
  • Search your module, because in file *.info “name= Hanum” the module name will be indicated as Hanum (eventhough your real module name is hanum, h with lowercase).
  • Check list your module then click Save configuration.
  • Finish.

You won’t see anything, because there is no code inside your *.module hahaha…… like I said before. This is the simplest way. Don’t be mad.

Manajemen Pengetahuan

Pengetahuan  merupakan kekuatan yang tidak terlihat yang mendorong keberhasilan suatu perusahaan dengan menyimpan market value yang jauh lebih meyakinkan dari aset-aset yang terlihat. Manajer, konsultan, profesional IT dan pelanggan akhirnya menemukan apa yang membuat organisasi bekerja, yaitu pengetahuan. Inilah yang dicari para market investor ketika mereka memutuskan untuk menaikkan market value perusahaan mereka.

Penemuan besar lain mengenai pergerakan pengetahuan adalah, pengetahuan yang tidak mengalir tidak tumbuh dan akhirnya menua dan menjadi usang dan tidak terpakai. Di sisi lain, pengetahuan yang mengalir, melalui sharing, belajar dan pertukaran, akan menghasilkan pengetahuan baru.

Dengan demikian, pergerakan pengetahuan telah dimasukkan dalam balance sheet dalam bentuk intangible asset yang dihitung sebagai modal intelektual organisasi. Contoh bentuk-bentuk yang intangible diantaranya adalah kemampuan pekerja, struktur internal perusahaan seperti hak paten, model organisasi, konsep organisasi, proses organisasi, sistem administrasi dan infrastruktur IT dan struktur eksternal perusahaan seperti hubungan dengan pemasok dan pelanggan, nama merek, merek dagang, dan reputasi.

Secara sederhana, pergerakan pengetahuan dalam pemikiran organisasional adalah bagaimana menyaring kebiasaan/peraturan yang digunakan oleh investor kedalam teknik  dan  metodologi tertentu untuk pengauditan pengetahuan organisasi. Pandangan baru ini dapat membantu investor membuat keputusan yang lebih informatif dan sistematik. Lebih dari itu, manajemen pengetahuan dapat membantu para manajer untuk mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan dalam organisasi mereka, dan  membangun prioritas yang membuat mereka tumbuh dan berkembang.

Kita harus dapat membedakan antara explicit knowledge dan tacit knowledge. Hal ini dikarenakan pergerakan pengetahuan membawa kesadaran baru bahwa pengetahuan organisasional adalah sesuatu yang menurun dan sukar dipahami, karena berhubungan dengan manusia dimana pengetahuan akan hilang ketika orang tersebut pergi dan sering kali berbeda dengan pengetahuan yang ditangkap berdasarkan rule dan formula tertentu, pengetahuan bisa memiliki bermacam-macam bentuk dan dapat mengalami perubahan bentuk ketika dipindahkan pada pihak lain.

          Ecplicit knowledge adalah pengetahuan formal yang dikemas sebagai informasi dan dapat ditemukan dalam dokumen-dokumen organisasi seperti laporan, petunjuk, paten, gambar, video, suara, perangkat lunak, dan lain-lain.

           Tacit knowledge merupakan pengetahuan personal yang menyatu dalam pengalaman individual dan dibagikan dan saling dipertukarkan melalui kontak langsung.

Empat fase berbeda dari siklus hidup pengetahuan diperkenalkan oleh Nonaka dan Takeuci pada Gambar dibawah. Keberadaan tacit knowledge dapat diperluas melalui sosialisasi dan praktek, dan tacit knowledge baru dapat dihasilkan melalui internalisasi explicit knowledge melalui pembelajaran dan pelatihan. Explicit knowledge baru dapat dihasilkan melalui eksternalisasi tacit knowledge, sebagai contoh, melalui aplikasi teknik data mining untuk mengidentifikasi hubungan antar data dalam  basis data perusahaan (Borghoff, 1997).

Product LifeCycle

Dalam bukunya, Product Planning Management, William L. Moore (1993) mengatakan bahwa setiap barang yang diluncurkan ke pasar akan menghadapi empat tahapan siklus hidup produk (product lifecycle) yaitu :

1.      Tahap pengenalan (Introduction Stage)

Tahap perkenalan berawal ketika  produk baru diluncurkan dan  membutuhkan waktu untuk menyalurkan produk tersebut ke banyak pasar dan untuk memenuhi jalur distribusi. Dengan demikian, pertumbuhan penjualan cenderung lambat. Dalam tahap ini, laba cenderung rendah atau bahkan rugi. Tahap ini berakhir saat penjualan mulai meningkat drastis.

Buzzell (1992) mengidentifikasi beberapa penyebab lambatnya pertumbuhan dari banyak produk, antara lain proses keterlambatan ekspansi kapasitas produksi, adanya masalah teknis, keterlambatan memperoleh distribusi yang sesuai melalui jalur eceran, dan enggannya konsumen untuk mengubah perilaku yang sudah ada.

2.      Tahap Pertumbuhan (Growth Stage)

Tahap pertumbuhan ditandai dengan peningkatan penjualan secara cepat untuk memenuhi jalur distribusi. Penjualan tumbuh pesat, disebabkan oleh penurunan rasio promosi penjualan. Konsumen mau membeli ulang barang tersebut. Para pemakai awal menyukai produk, dan mayoritas konsumen tingkat menengah  mulai membeli produk.

Harga tetap atau jatuh sedikit ketika permintaan meningkat agak cepat. Perusahaan menjaga pengeluaran-pengeluaran promosinya pada tingkat yang sama atau meningkat sedikit untuk menghadapi persaingan, karena para pesaing baru mulai memasuki pasar dan untuk mempelajari pasar.

Tingkat pertumbuhan akhirnya berubah dari satu tingkat akselerasi (peningkatan yang semakin cepat) menjadi tingkat deselerasi (peningkatan yang semakin lambat). Perusahaan harus mengawasi akibat dari tingkat deselerasi ini untuk strategi baru.

3.      Tahap kedewasaan (Maturity Stage)

Tahap yang ditandai dengan angka penjualan yang cukup tinggi dan stabil dan diakhiri saat terjadi penurunan penjualan secara konstan. Tahap ini biasanya berakhir lebih lama dari tahap sebelumnya. Kebanyakan produk berada pada tahap kedewasaan dalam siklus hidup.

Tahap kedewasaan akan terbagi menjadi tiga fase, yaitu :

  1. Fase pertama, kedewasaan pertumbuhan, dimana tingkat pertumbuhan mulai menurun. Tidak ada saluran distribusi baru yang harus diisi, meskipun beberapa pembeli masih memasuki pasar.
  2. Fase kedua adalah kedewasaan yang stabil, penjualan atas dasar per kapita akan mulai mengecil karena kejenuhan pertumbuhan pasar. Sebagian pembeli potensial telah mencoba produk, dan masa depan penjualan ditentukan oleh pertumbuhan penduduk dan permintaan pengganti.
  3. Pada fase ketiga merupakan kedewasaan yang semakin berkurang, tingkat penjualan absolut mulai berkurang, dan konsumen mulai beralih ke produk baru atau produk pengganti.

Kelambatan tingkat pertumbuhan penjualan akan mengakibatkan  kelebihan kapasitas industri. Hal ini akan mengakibatkan persaingan yang semakin ketat. Perusahaan terlibat dalam penetapan diskon atau hadiah. Perusahaan meningkatkan iklan dan promosi perdagangan serta transaksi konsumen. Perusahaan meningkatkan anggaran litbang mereka untuk mengembangkan perbaikan produk serta  produk sampingan. Perusahaan membuat perjanjian untuk penyediaan merek-merek pribadi.

4.      Tahap penurunan (Decline Stage)

Tahapan ketika penjualan sudah semakin menurun hingga suatu saat menuju titik terendah. Penjualan dapat jatuh hingga nol, atau berada pada suatu tingkat yang rendah. Penurunan penjualan terjadi karena sejumlah alasan, seperti kemajuan teknologi, perubahan selera konsumen, dan  persaingan domestik dan internasional yang meningkat. Semuanya akan mengakibatkan kelebihan kapasitas, meningkatkan potongan harga, dan erosi keuntungan.

Product Lifecycle

Pengujian Aplikasi Web

Aplikasi web (web application/webapp) merupakan suatu aplikasi yang diakses menggunakan penjelajah web melalui suatu jaringan seperti internet atau intranet. Aplikasi web merupakan suatu aplikasi perangkat lunak komputer yang dikodekan dalam bahasa yang didukung web browser (HTML, JavaScript, AJAX, Java) dan bergantung pada web browser tersebut untuk menampilkan aplikasi. Aplikasi web menjadi populer karena kemudahan tersedianya aplikasi klien untuk mengaksesnya, penjelajah web, yang kadang disebut sebagai suatu thin client (klien tipis). Kemampuan untuk memperbarui dan memelihara aplikasi web tanpa harus mendistribusikan dan menginstalasi perangkat lunak pada ribuan komputer klien merupakan alasan kunci popularitasnya. Aplikasi web yang umum misalnya webmail, online retail sales, online auctions, wikis, papan diskusi, dan weblog.

Pengujian adalah kegiatan dilakukan untuk mengevaluasi kualitas suatu produk dan untuk meningkatkan dengan mengidentifikasi cacat dan masalah. Jika kita menjalankan program dengan maksud untuk menemukan kesalahan (Myers,1979). Metode dan pengujian sistematis dari aplikasi Web adalah tindakan penting yang diberikan penekanan khusus dalam jaminan kualitas. Pengujian aplikasi Web melampaui pengujian sistem perangkat lunak tradisional. Meskipun persyaratan yang sama berlaku untuk kebenaran teknis dari aplikasi, penggunaan Web aplikasi dengan kelompok pengguna heterogen pada sejumlah besar platform mengarah ke pengujian khusus persyaratan. Hal ini sulit untuk memperkirakan jumlah pengguna untuk aplikasi Web. Faktor penting lainnya untuk keberhasilan aplikasi Web misalnya, kegunaan, ketersediaan, browser kompatibilitas, keamanan, aktualitas, dan efisiensi, juga harus diperhitungkan dalam tes awal.

Strategi Pengujian

Menurut tahap pembangunan yang berbeda di mana dapat menghasilkan hasil yang diuji, mengidentifikasi tingkat uji untuk memfasilitasi pengujian hasil ini antara lain :

  • Tes Unit : menguji unit terkecil yang dapat diuji (kelas, halaman Web, dll), tidak tergantung pada Unit pengujian yang telah dilakukan oleh pengembang selama implementasi.
  • Tes Integrasi: mengevaluasi interaksi antara unit yang berbeda dan terpisah diuji oleh mereka yang telah terintegrasi.
  • Tes Sistem: menguji kesempurnaan, perpaduan sistem.
  • Tes Penerimaan: mengevaluasi sistem kerja sama dengan atau di bawah naungan klien dalam suatu lingkungan yang berasal paling dekat dengan lingkungan produksi.
  • Tes Beta : biarkan pengguna yang bersahabat bekerja dengan produk versi awal dengan tujuan untuk memberikan umpan balik awal.

Poin-poin berikut menguraikan spesifik yang paling penting dan tantangan dalam pengujian aplikasi web berdasarkan karakteristik aplikasi :

  • Kesalahan “isi” sering ditemukan hanya dengan manual mahal atau tindakan organisasi, misalnya, oleh proofreading.
  • Ketika pengujian struktur hypertext, kita harus memastikan bahwa halaman terhubung dengan benar. Selain itu, semua link harus menunjuk ke halaman yang sudah ada.
  • Besarnya perangkat dan karakteristik yang berbeda (multi-platform) merupakan tantangan lain.
  • Tantangan utama adalah untuk saling mengenal ketergantungan budaya. Misalnya, membaca pesanan dalam budaya yang berbeda (misalnya, Arab, Cina) menyiratkan perlunya navigasi tertentu di browser.
  • Aplikasi Web terdiri dari sejumlah komponen perangkat lunak yang berbeda (misalnya, web server, database, middleware) dan sistem terintegrasi (misalnya, sistem ERP, sistem manajemen konten), yang sering disediakan oleh vendor yang berbeda, dan dilaksanakan dengan teknologi yang berbeda.

Teknik dan Metode Pengujian

  • Pengujian Link

Untuk menguji penge-link-an halaman yang benar (pemeriksaan link), semua link yang sistematis diikuti dimulai pada sebuah halaman awal, dan kemudian dikelompokkan dalam grafik link (peta situs).

  • Pengujian Browser

Selama pengujian ini, seseorang harus mengajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah aplikasi Web dikelola dengan benar, atau bisa menyatakan tidak konsisten terjadi ketika menavigasi langsung ke halaman, misalnya, dengan menggunakan browser tombol “Back”?
  • Dapatkah sebuah halaman Web (yang dihasilkan secara dinamis) akan bookmarked selama transaksi, dan dapatkah pengguna menavigasi ke halaman selanjutnya tanpa harus memasukkan nama pengguna dan password untuk login?
  • Bagaimana aplikasi Web bereaksi ketika browser memiliki cookies atau bahasa script dinonaktifkan?
  • Pengujian kegunaan

Mengevaluasi kemudahan desain Web yang berbeda, tata letak keseluruhan, dan navigasi dari aplikasi Web oleh satu set pengguna yang representatif.

  • beban, stres, dan Pengujian kontinyu
    • Sebuah load test memeriksa apakah sistem memenuhi waktu respon yang dibutuhkan dan seluruh kebutuhan.
    • Sebuah tes stres memeriksa apakah sistem bereaksi dengan cara yang dikontrol dalam “situasi stres” atau tidak.
    • Pengujian terus menerus berarti bahwa sistem tersebut dilakukan selama periode waktu yang panjang untuk menemukan “membahayakan” kesalahan.
    • Pengujian Keamanan
      • Kerahasiaan: Siapa yang dapat mengakses data, mengubah, dan menghapus data?
      • Otorisasi: Bagaimana dan di mana hak akses dikelola? Apakah data dienkripsi semua?Bagaimana data dienkripsi?
      • Otentikasi: Bagaimana otentikasi pengguna atau server sendiri?
      • Akuntabilitas: Bagaimana mengakses login?
      • Integritas: Bagaimana informasi yang dilindungi dari yang berubah selama transmisi?
      • Pengembangan Tes-driven

Sesuai namanya, pengembangan test-driven didorong oleh (otomatis) tes, yang dibuat sebelum coding. Baru ditulis kode jika tes gagal dibuat sebelumnya, yaitu pengembang harus menulis tes sebelum mereka melanjutkan ke pelaksanaan (refactoring).

SCM

Ini hanya salah satu contoh Supply Chain Management

Business Process

  1. Customer melakukan order kain ( memilih jenis kain, menentukan jumlah pesanan ) dan mengisi keterangan lain ( pembayaran, alamat, dll ) melalui sistem SCM. Customer mendapatkan informasi harga total dan lama maksimal dari pengiriman.
  2. Customer melakukan pembayaran sejumlah harga pesanan + shipping ( via bank ) dan mendapatkan konfirmasi dari bank.
  3. Customer melakukan konfirmasi pembayaran kepada sistem SCM.
  4. Sistem SCM ( Administrator Sistem ) mengecek pembayaran ( via e-banking ).
  5. Sistem SCM membroadcast pesanan customer kepada seluruh supplier ( untuk studi kasus, sample : 2 supplier).
  6. Supplier mengirimkan informasi ( harga, lama maksimal ) mengenai pesanan tersebut kepada Sistem SCM.
  7. Sistem SCM ( Administrator Sistem ) memilih supplier untuk memenuhi pesanan tersebut ( order fulfillment ).
  8. Sistem SCM mengirimkan konfirmasi kepada supplier terpilih.
  9. Sistem SCM mengirimkan informasi order ( jenis barang, supplier & lokasinya, alamat pengiriman ) kepada pihak Shipping ( pengiriman ).
  10. Pihak Shipping mengambil pesanan langsung dari supplier yang bersangkutan.
  11. Pihak Shipping mengirimkan pesanan ke Customer.
  12. Pihak Shipping mengirimkan konfirmasi ke Sistem SCM.

Jurnal harian Robert Hooke

1. 18 Juli 1635 : Saya lahir di air tawar, Isle of Wight, Inggris dari seorang keluarga Pendeta bagi orang Kudus, ayah saya bernama Pendeta John Hooke. Saya merupakan anak yang lemah dan berpenyakitan.
2. Tahun 1648 : Saya meninggalkan tempat kelahirannya dan hijrah ke London pada saat usia saya 13 tahun, yaitu setelah ayahnya meninggal dan saya berfikir bahwa saya memutuskan bahwa saya telah cukup menderita dan menggantung diri dengan ayah saya selama ini. saya pergi ke London untuk belajar melukis di bawah bimbingan Sir Peter Lely, tetapi alergi terhadap cat asap yang saya alami memaksa saya untuk meninggalkan lukisan. Kemudian saya masuk Westminster School dan tinggal di rumah Dr Richard Busby’s, dimana itu adalah tempat bagi saya untuk belajar bahasa Latin dan Yunani. 5 tahun kemudian, saya masuk Christ Church, Oxford, dan menjadi teman dekat dari Christopher Wren Sir
3. Tahun 1655 : Saya mulai belajar mengenai astronomi dan membantu Robert Boyle bekerja di laboratoriumnya dalam menemukan pompa udara
4. Tahun 1658 – 1660 : Saya menghasilkan sebuah penemuan yang berupa pendulum kerucut untuk jam tangan, namun saya menolak untuk hak paten atas karya saya tersebut. Selain itu, saya juga menemukan mikroskop majemuk, kopling untuk kendaraan bermotor dan juga mengemukakan teori tentang elastisitas pegas, yang sekarang dikenal dengan Hukum Hooke
5. Tahun 1661 : Saya menerbitkan sebuah buku yang berjudul “Micrographia (Gambar-gambar kecil)” memuat gambar kehidupan serangga yang saya gambar dengan indah dan akurat berdasarkan apa yang saya lihat di bawah mikroskop yang saya buat sendiri. Dalam buku ini saya menuliskan, “Mikroskop memungkinkan untuk melihat ratusan kali ujung lancip dari jarum yang lebih tajam”.
6. Tahun 1662 : Saya ditunjuk untuk jabatan Kurator Percobaan di Royal Society dan diberikan tempat tinggal di Gresham College.
7. 9 Mei 1664 : Saya mengemukakan pemikirannya di bidang astronomi, yaitu tentang Hipotesa mengenai rotasi jupiter. Pada bulan Juni, Sir John Cutler menyewa saya untuk kuliah di bidang mekanika, tapi ia mengalami kesulitan untuk mendapatkan saya, karena saya telah dibayar oleh terlebih dahulu oleh Royal Society.
8. Juli 1664 : Saya melakukan penghitungan getaran pada sebuah not musik
9. September 1664 : Saya menemukan bintang yang ke lima di trapesium Orion
10. 20 Maret 1665 : Saya dinominasikan sebagai seorang profesor Geometri di Gresham College yang diperolehnya setelah saya menerbitkan buku saya yang berjudul Micrographia, dan memfokuskan diri pada penelitian mikroskop majemuknya. Buku isi yang meliputi, antara lain, penyelidikan awal warna pelat tipis mika dengan penjelasan berdasarkan gangguan; komentar pada ‘titik hitam’ dalam gelembung sabun, serta kaya ilustrasi rinci mikro fauna seperti kutu dan serangga kecil lainnya.
publikasi ini membawa saya menerima banyak pujian ilmiah di seluruh dunia
11. Maret 1666 : Saya menciptakan serangkaian gambar mengenai Mars, yang akan memungkinkan para ilmuwan untuk menentukan periode rotasinya sekitar 200 tahun kemudian. Beberapa minggu kemudian, pada pertemuan Royal Society, saya membaca sebuah wacana tentang gravitasi, mengukur itu untuk menunjukkan kekuatannya dengan menggunakan pendulum
12. Juni 1666 : Saya menunjukkan bahwa bumi dan di pusat bulan gravitasi yang terjadi digambarkan dengan pola rotasi berbentuk elips mengelilingi matahari. Saya juga yang menyajikan versi anemometer, dan jam cuaca
13. Juni 1667 : Saya menyajikan sebuah wacana tentang pengaruh gempa bumi.
14. September 1667 : Robert Hooke diangkat menjadi juru survei untuk pembangunan kembali London, bersama dengan Christopher Wren, karena pada tahun 1666 kebakaran yang besar melanda kota tersebut. Saya membuat Monumen peringatan setinggi 62 meter di London, pilar itu dibuat tanpa penopang, dan saya berniat menggunakannya untuk menguji teori gravitasi. Saya juga mendesain ulang Rumah Sakit Bethlem (Bedlam), Royal College of Physicians, Ragley Hall, dan Montague House. Hooke juga merancang Gereja Willen di Buckinhamshire, untuk kepala sekolah lamanya di Westminster
15. Februari 1672 : Saya menerbitkan sebuah makalah tentang difraksi cahaya, dan ini merupakan bentuk protes saya terhadap Sir Isaac Newton yang mengemukakan subjek yang sama sebulan sebelummnya. Protes ini saya disampaikan kepada Royal Society. Dimana Newton yang baru saja menjadi anggota asosiasi tersebut mengeluarkan teorinya bahwa cahaya terdiri dari partikel (corpuscular theory). Terhadap hipotesa ini saya menentang dengan sangat sengit dan menguatkan teori bahwa cahaya adalah gelombang (wave theory)
16. Desember 1675 : Saya dan Newton mengalami bentrokan kembali, yaitu pada saat Newton mendapat penghargaan atas sebuah wacananya mengenai “discourse on colour”. Dimana saya berpendapat bahwa apa yang telah disampaikan oleh Newton merupakan temuan-temuan saya yang sudah didokumentasikan dalam buku saya yang berjudul “Micrographia” yang diterbitkan 10 tahun yang lalu. Namun, pada akhirnya argumen tersebut berakhir setelah Newton mengakui bahwa segala riset yang ditemukan oleh saya dalam bukunya dijadikan sebagai alat untuk menginspirasi pemikirannya sendiri.
17. Oktober 1676 : Saya diangkat menjadi sekretaris di Royal Society menggantikan Oldenburg yang meninggal dunia, dan juga merupakan orang yang menuduh saya sebagai “pedagang Intelijen” di Royal Society. Karena pada waktu itu, saya menerapkan prinsip pegas spiral ini pada seorang pembuat jam, yaitu Thomas Tompion dengan membuat beberapa jam baru. Kemudian pada akhirnya saya dipaksa untuk meminta maaf kepada Oldenburg oleh Royal Society.
18. Tahun 1678 : Merupakan tahun yang sangat penting bagi saya, dimana pada tahun ini saya mempublikasikan 3 karya yang penting yaitu Microscopium dan Cometa, serta De potentia Restitutiva, yang risalatnya berisi teori elastisitas dan teori kinetik gas.
19. Tahun 1682 : Saya mengundurkan diri sebagai sekretaris untuk Royal Society, karena saya menyadari bahwa banyak karya saya yang digunakan sebagai dasar untuk penelitian oleh orang lain seperti Sir Isaac Newton, dan saya menjadi semakin merahasiakan segala temuannya.
20. Tahun 1684 : Saya dan Sir Isaac Newton kembali bertentangan. Dimana pada saat Newton menyajikan “Mathematical Principles of natural Philosophy” yang berisi banyak penemuan yang diklaim oleh Newton sebagai hasil penelitiannya semua. Meskipun bukti-bukti menunjukkan sebaliknya, dimana optika dan gravitasi telah dibahas oleh saya sebelumnya dalam buku yang berjudul “Micrographia”.
21. Tahun 1687 : Saat buku Sir Isaac Newton diterbitkan dengan judul “Mathematical Principles of natural Philosophy”, tak ada ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Newton kepada saya.
22. Tahun 1687 : Saya merasa sangat terpukul, karena keponakan perempuan saya pergi meninggalkan saya dan memilih untuk tinggal bersama dengan suaminya. Efeknya membuat rapuh kesehatan saya, dan semakin hari kesehatan saya semakin menurun. , kesehatan saya berada dalam keadaan yang sangat buruk bahwa saya tidak bisa lagi melanjutkan berbicara atau melakukan percobaan. The Royal Society mencoba untuk menuntut saya karena tidak dapat melanjutkan pekerjaan yang telah dibayar, tetapi penilaian ini saya terima dengan santai dan tenang.
23. Tahun 1691 : Saya diambil sumpah sebagai “Doktor Fisika di Dokter ‘Commons”, dimana kursi yang di duduki oleh saya merupakan buatan Uskup Agung John Tillotson Canterbury Metamorphoses
24. Tahun 1700 : Saya menemukan teleskop kelautan yang kemudian dipakai oleh Sir Edmund Halley dalam penelitian selanjutnya.
25. 3 Maret 1703 : Saya meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, yaitu penyakit diabetes dan jantung. saya dimakamkan di pemakaman Gresham College. Dan saat itu, semua Fellows Royal Society ikut hadir ke pemakaman.
26. Tahun 1703 : Setelah saya meninggal dunia, Newton terpilih menjadi presiden Royal Society. Diceritakan bahwa ketika gedung Royal Society dipindah, Newton melenyapkan semua gambar dan paper kepunyaaan saya yang ada di dalam gedung lama. Karena itu saya terkadang disebut sebagai, “Manusia Yang Dihapus Oleh Newton”. Mungkin karena temperamen saya yang dikenal tidak stabil, egosi, melankolis, curiga, dan cemburu. Meski saya menyandang julukan Da Vinci abad ke-17 namun saya tidak mendapat popularitas yang selevel dengan karya-karya saya.

===============================================================================

Ego yang mengalahkan kejujuran karena tinggi intelegensi dan tinggi hati.

SQA

Ni tugas SQA (Software Quality Assurance / Jaminan Mutu Perangkat Lunak) tentang SQ-Factor. Kenapa SQA ? Karena menarik. TI ga melulu tentang algoritma, coding, ato apalah. Karena ini menyangkut masalah management dikit2, atau banyak2, jadi ni bukan ilmu pakem. Ada banyak versi, yang ni versiku dan seorang temanku.

Crawler

Yang ini juga tugas kuliah, nama mata kuliahnya “kapita selekta”. Mata kuliah ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu, Data mining, Information retrieval, Information filtering dan E-commerce. File kali ini merupakan bagian dari information retrieval, lebih tepatnya lagi tentang crawler . File ini tidak menjelaskan apa itu crawler, search engine atau pengertian-pengertian maupun penjelasan mengenai hal tersebut (karena sudah banyak). File ini merupakan algoritma yang saya pakai pada crawler yang saya buat sebagai tugas besar yang sangat berat, tetapi jadi juga, meskipun tidak sempurna. Maklum, buatan saya tidak seperti master-master teknik informatika yang sesungguhnya. Hehehe

Algoritma El-Gamal

Algoritma El Gamal merupakan salah satu algoritma kriptografi asimetri. Ingin tahu lebih lanjut, silakan klik Algoritma ElGamal . Mohon maaf apabila kurang bagus, namanya juga buatan mahasiswa. Saya juga masih belajar, dan saya kejatah bagian ini untuk tugas akhir mata kuliah kriptografi.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.